Kamis, 06 Oktober 2016

Inilah Rahasia Keajaiban Ka’bah yg Disembunyikan Media

Para astronom mengatakan fenomena angkasa yg disebut “zero-shadow”itu terjadi dua kali setiap tahun di Masjidil Haram karena lokasinya berada di antara Khatulistiwa dan garis lintang tropik utara (garis 23,5 derajat lu) Selain setiap 28 Mei,fenomena alam itu terjadi setiap 16 Juli setiap tahun.Karena kemiringan sumbu bumi,matahari bergerak ke arah 23, 5 derajat utara dan selatan ekuator.

Sinar matahari jatuh tepat di atas tempat-tempat yg berada di atas garis khatulistiwa selama terjadinya equinox (waktu matahari di atas katulistiwa dimana siang dan malam sama lamanya),dan bergerak ke arah garis lintang tropik utara dan kemudian bergerak lagi ke arah selatan.Perhimpunan itu telah menyarankan masyarakat utk menghindari melihat langsung ke matahari dengan mata telanjang meskipun utk waktu yg sangat singkat. Ka’bah akan kehilangan bayang-bayangnya dalam beberapa saat yg cukup singkat.

Dalam setahun,Matahari akan bergerak semu dari posisi 23,5 Lintang Selatan (LS) ke 23, 5Lintang Utara (LU) dan sebaliknya.Akibat gerak semu ini,pada tanggal tertentu Matahari akan tepat berada di atas suatu bangunan atau kota yang posisinya berada di antara 23, 5 Lintang Selatan ke 23, 5 LU.

Inilah Rahasia Keajaiban Ka’bah yg Disembunyikan Media


Contoh hal ini adalah saat Matahari tepat berada di atas Ka’bah, yang merupakan arah pusat kiblat bagiumat Islam.Mengingat posisi Ka’bah berada di 21 25’ 21LU dan 39 49’ 34 BT, dalam setahun Matahari akan tepat berada di atas Ka’bah sebanyak dua kali,
INILAH HUBUNGAN ANTARA KA’BAH KIBLAT DAN KIAMAT

“Sesungguhnya kota ini,Allah telah memuliakannya pada hari penciptaan langit dan bumi. Ia adalah kota suci dengan dasar kemuliaan yg Allah tetapkan sampai hari Kiamat ” (HR al Bukhari, no. 3189 ; Muslim, 9/128, no. 3289, dan lainnya.)

Kita Kadang bertanya kenapa sholat wajib menghadap kiblat? trus kenapa berdoa di sekitar area Ka’bah lebih Abdol atau di ijabah.? karena rumah ibadah yg pertama diberkahi oleh Allah SWT adalah Ka’bah.

Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam),bahwa putaran energi kalau bergerak berlawanan dengan arah jarum jam,maka arah energi akan naik ke atas akan naik ke atas. Arah ditunjukkan arah 4 jari,dan arah ke atas ditunjukkan oleh Arah Jempol.
Gejala penyimpangan magnet jarum di sekitar arus listrik membuktikan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet.

Medan magnet yg disebabkan arus listrik dapat diterangkan melalui aturan atau kaidah berikut. Anggaplah suatu peng- hantar berarus listrik digenggam tangan kanan. Jika arus listrik searah ibu jari, arah medan magnet yg timbul searah ke-4 jari yg menggenggam. Kaidah yg demikian disebut kaidah tangan kanan menggenggam.

Dengan pola ibadah thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus berlawanan jarum jam, ini menimbulkan pertanyaan, kenapa tidak boleh terbalik arah, searah jarum jam misalnya.

Kenapa Solat harus menghadap Kiblat,termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman menghadap Kiblat

Kenapa Solat Di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100. 000 kali dari di tempat sendiri.
Singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar